Showing posts with label Ilmu InDesign. Show all posts
Showing posts with label Ilmu InDesign. Show all posts

Friday, 7 November 2014

CLIPPING MASK PADA INDESIGN



Clipping Mask Pada Indesign
Clipping Mask

Clipping Mask merupakan obyek yang berbentuk mask artwork, sehingga hanya daerah yang terletak di dalam area yang terlihat efeknya. Object yang di mask disebut clipping set dan ditandai dengan garis putus-putus pada Layers Panel.

MAKING DESIGN WITH INDESIGN


  • A.      Mengimpor Objek Grafis ke dalam Frame
Langkah-langkah untukmengimpor  file objek grafis kedalam sebuah frame dalam dokumen adalah :
  • 1. Pilih frame objek sesuai bentuk yang anda inginkan dengan menggunakan Rectangle , ellipse atau polygon tool.
  • 2.  Pilih menu file > Place ( Ctrl+D )
  • 3.  Pilih file yang anda ingin tempatkan pada frame. Klik open untuk melakukan Placing.

  • B.      Melekatkan Sebuah objek ke dalam Path / Frame.
Caranya memasukkan image yang telah ada dalam jendela dokumen kedalam sebuah Path / Frame ? ikuti langkah-langkah berikut ini:
  • 1.  Pilih ob jek yang ingin anda masukkan ke dalam frame dengan selection tool  . untuk merekatkan dua objek atau lebih kedalam sebuah frame,group terlebih dahulu karena satu frame hanya berisikan satu objek.
  • 2.  Pilih Edit > Copy atau Edit > Cut pada objek terpilih
  • 3.  Pilih path atau frame, kemudian lakukan langkah Edit > paste into untuk memasukkan objek tadi ke dalamnya.

  • C.      Menyesuaikan Ukuran Objek dalam Frame.
Apabila anda telah mengimpor objek  / image ke dalam frame atau path, seringkali ukuran objek tidak sesuai dengan besarnya frame. Untuk itu gunakan fungsi Fitting untuk menyesuaikan Ukuran objek dalam frame atau path, dengan cara klik kanan pada frame kemudian pilih fitting, atau menggunakan Objek > Fitting. Langkahnnya , sbb :
  • 1.     Pilih frame yang telah diletakkan objek didalamnya
  • 2.    Pilih menu Objek > Fitting > pilih salah satu menu fitting yang terdiri dari:
Fit Content to Frame : untuk menyesuaikan ukuran objek terhadap frame.
Fit Frame to Content : Menyesuaikan ukuran frame terhadap objek.
Center Content : Memposisikan objek tepat ditengah frame.
Fit Frame Proportionally : Menyesuaikan ukuran objek secara proporsional tanpa mengubah ukuran frame.
Fill Frame Proportionally : Menyesuaikan ukuran objek secara proporsional tanpa mengisi seluruh area dalam frame.

  • D.      Croping dan Masking Objek.
Croping dan Masking adalah Istilah untuk menggambarkan proses menyembunyikan bagian dari objek. Biasanya croping dan masking digunakan untuk mendapatkan bentuk yang proporsional dalam sebuah objek dengan ukuran yang telah ditentukan nilai satuannya. Agar lebih jelas memahami fungsi dari croping dan masking, mari kita perhatikan contoh berikut ini.
  • Buat objek grafis ( mis.lingkaran ) dengan ellipse tool. Tentukan ukurannya sesuai kebutuhan anda dengan cara menggeser handel frame dengan mengguanakan Selection tool . Untuk mendapatkan ukuran yang akurat masukkan nilai pada palet transform atau palet kontrol.
  • Posisikan lingkaran tadi pada bagian yang anda inginkan, dalam contoh ini pada bagian Kepala Wario.
  • Pilih objek Wario, kemudian gunakan menu Edit > Copy atau Edit < Cut.
  • Pada objek lingkaran terapkan menu Edit > Paste Into.
  • Perhatikan hasilnya! Objek yang anda inginkan tepat berada dalam lingkaran  yang telah anda buat. Proses inilah yang dinamakan croping.

DESAIN COVER MAJALAH DENGAN INDESIGN



Desain Cover Majalah dengan InDesign
Cover Majalah
Beberapa Aplikasi yang biasa digunakan oleh para desainer dalam merancang tata letak, diantaranya adalah, Adobe PageMakerQuarkExpress, dan Adobe Indesign tentunya dibantu oleh bapaknya software desain Adobe Photoshop. Khusus untuk QuarkExpress biasanya lebih banyak digunakan di Perusahaan media yang sudah besar, yang sudah langsung terhubung dengan mesin cetak.





Berikut Langkah - Langkahnya:

  • Buka Aplikasi Adobe InDesign , disini saya menggunakan Adobe Indesign CS2 namun bisa juga dipraktekkan di Adobe Indesign CS3, CS4, bahkan yang terbaru CS5

  • Pada menu utama di sebelah atas, pilih File >> New >> Document
Setelah itu akan muncul window "New Document"

ini adalah setting dari kebanyakan majalah pada umumnya (namun ukuran setting di atas nanti bisa disesuaikan dengan majalah yg akan anda disain) 
Klik OK


  • Langkah berikutnya membuat footnote, hal ini hanya sekedar Catatan / copyright tentang layout majalah kita, sebagai desainer yang baik kita juga dituntut untuk menjadi arsiper (maksudnya tukang arsip) sehingga file terarsip dengan baik, gak kebayang kan klo majalah punya sampul depan yg sama pada edisi yg berbeda hanya karena kita lupa pernah memakai gambar cover tersebut. :)

Caranya:
Klik tombol/icon Text Tool, pada area kerja sebelah bawah tekan dan tahan klik kanan lalu drag mouse sehingga membentuk persegi panjang, lalu mulai ketik text pada footnote


  • Setelah itu masukkan gambar sampul cover majalah depan anda, bisa wajah artis aktor maupun benda yg cocok untuk headline sehingga memberikan kesan yg "Wah" atau Menarik dan menggambarkan tema dan isi Majalah
anda bisa cari gambar lain dengan bantuan google dengan keyword yang sesuai, misal Madonna, Tukul Arwana, dll 

Caranya masukkan gambar tersebut ke dalam lembar kerja:
Klik Rectangle Frame Tool atau klo bingung cukup tekan tombol "F" pada keyboard


Setelah itu tekan File >> Place (CTRL + D)
Pilih gambar yang akan dimasukkan


  • Sekarang atur gambar sehingga menjadi proporsional
Caranya:
Gunakan Direct Selection Tool / Tekan A pada keyboard untuk mengatur besar kecilnya gambar
Gunakan Selection Tool / Tekan Tombol V pada keyboard untuk mengatur frame gambar 
Hasilnya kira - kira seperti ini:


  • Buat Header Text
Klik tombol/icon Text Tool, pada area atas buat frame text untuk header text majalah
Sesuaikan font dan ukurannya

Disini saya menggunakan Font yang umum dan ada di semua komputer: Arial Black , dan setting 100 pt
anda bisa menggunakan font yang lainnya / tidak umum dengan download Font di google 

  • Menambahkan unsur-unsur dari majalah
Unsur - unsur dari cover majalah meliputi Tanggal Terbit, Volume ke berapa, dan dan keterangan lainnya
caranya sama seperti sebelumnya gunakan text tool dan buat text area


Nah karena warna font dan warna kulitnya agak sama / terkesan sama dan sulit terbaca maka kita bisa mengakali dengan menggunakan kotak Background 
Caranya: Gunakan Rectangle Tool (M) dan buat kotak di daerah text header
lalu warnai kotak tersebut 


Tempatkan kotak tersebut di belakan text , caranya: klik Object >> Arrange >> Send Backward
ulangi beberapa kali hingga seperti ini


  • Nah sekarang tinggal menambahkan element Berita utama / judul yang lagi hot
Misal: Video Panas Artis Berjemur di Terik Matahari , dll
kurang lebih Seperti ini 

anda bisa menambahkan asesoris gambar / icon dan Cover Majalah sudah siap diterbitkan :)

PENGENALAN ADOBE INDESIGN DAN LAYOUT


Adobe InDesign adalah aplikasi yang digunakan untuk desain layout atau publikasi. Adobe InDesign sering digunakan penerbit majalah, koran, biro cetak, dan biro iklan untuk mendesign produknya. Sebelum Adobe mengeluarkan Adobe InDesign, Adobe telah mengeluarkanAdobe PageMaker yang berfungsi sebagai desain layout juga. Saat ini Adobe PageMaker telah dihentikan produksinya dan Adobe telah mengeluarkan Adobe InDesign CS3 yang lebih powerfull daripada versi sebelumnya maupun Adobe PageMaker.

Area kerja Adobe InDesign mirip dengan area kerja Adobe Photoshop. Di sebelah kiri terdapat ToolBox, sebelah kanan terdapat Workspace Window (Pallete) yang bisa dimunculkan atau disembunyikan. Di bagian tengah terletak Document Window yang berisi dokumen yang sedang dibuat. Di bagian ini terlihat rule, magnify, halaman. Pada halaman dokumen itu sendiri terlihat bagian mana yang ikut tercetak, dan bagian mana yang tidak tercetak.



Pengenalan Adobe InDesign dan Layout
Adobe InDesign


Liquid Tata Letak
Fitur Layoutbaru liquid Adobe membuatnya lebih mudah untuk cepat beradaptasi dan mengubah layout. Desainer sekarang dapat mengubah aturan secara halaman-demi-halaman atau objek-by-objek, yang memungkinkan konten untuk secara otomatis menyesuaikan berdasarkan aturan-aturan. Hal ini memungkinkan adaptasi jauh lebih mudah untuk format baru, ukuran halaman atau ukuran layar.
Alternatif Layouts
Layout alternatif juga dapat menjadi vital bagi desainer, yang harus mampu beradaptasi dengan tata letak yang sudah ada sebelumnya untuk berbagai perangkat atau media. Fitur tata letak alternatif otomatis mengusulkan pilihan tata letak horizontal untuk tablet dan perangkat sejenis, menyimpan layout baru dalam dokumen yang sama untuk membuatOrganisasi file lebih mudah. Layout alternatif dapat ditampilkan pada panel halaman untuk organisasi lebih mudah, atau sebagai jendela terpisah untuk memungkinkan perbandingan langsung dari dua penampilan yang berbeda dan terasa.
Linked Konten
Yang terkait konten fitur baru di Adobe InDesign CS6 memberikan desainer kemampuan untuk menghubungkan objek dari satu Dokumen ke yang berikutnya atau di beberapa lokasi dalam dokumen yang sama. Insiden individual konten dapat disesuaikan sendiri, tetapi membuat perubahan ke sumber asli desainer memberikan pilihan untuk memperbarui semua versi yang berbeda dari objek di semua lokasi di mana telah dihubungkan.
Konten Collector
Alat konten baru kolektor Adobe memberi Anda kemampuan untuk mengambil beberapa bagian konten, repurposing mereka di dokumen yang sama atau dokumen yang berbeda. Cukup menyeret dan memilih konten menambahkan ke conveyor kolektor konten. Konten kemudian dapat ditempatkan di lokasi baru langsung dari conveyor, tanpa perlu untuk menarik file dari hard drive secara individual.
PDF Formulir
InDesign sekarang memungkinkan desainer untuk membuat kolom formulir secara langsung dalam program, tanpa perlu ekspor ke Adobe Acrobat pertama. File kemudian dapat diekspor ke PDF dengan bidang utuh.
Font Baru Digunakan Menemukan font langsung dari daftar panjang kemungkinan bisa membuat frustasi, sehingga Adobe InDesign CS6 menyimpan yang paling baru-baru ini digunakan di bagian atas daftar font. Hal ini mempercepat proses font memilih dan arus proses tata letak.
Grayscale Previews
Adobe sekarang menawarkan grayscale fungsi preview. Hal ini memungkinkan desainer untuk melihat bagaimana layout terlihat ketika dicetak dalam warna hitam dan putih atau bila dilihat pada perangkat hitam dan putih dengan hanya beberapa klik.

PENGENALAN ADOBE INDESIGN DAN LAYOUT


Adobe InDesign adalah aplikasi yang digunakan untuk desain layout atau publikasi. Adobe InDesign sering digunakan penerbit majalah, koran, biro cetak, dan biro iklan untuk mendesign produknya. Sebelum Adobe mengeluarkan Adobe InDesign, Adobe telah mengeluarkanAdobe PageMaker yang berfungsi sebagai desain layout juga. Saat ini Adobe PageMaker telah dihentikan produksinya dan Adobe telah mengeluarkan Adobe InDesign CS3 yang lebih powerfull daripada versi sebelumnya maupun Adobe PageMaker.

Area kerja Adobe InDesign mirip dengan area kerja Adobe Photoshop. Di sebelah kiri terdapat ToolBox, sebelah kanan terdapat Workspace Window (Pallete) yang bisa dimunculkan atau disembunyikan. Di bagian tengah terletak Document Window yang berisi dokumen yang sedang dibuat. Di bagian ini terlihat rule, magnify, halaman. Pada halaman dokumen itu sendiri terlihat bagian mana yang ikut tercetak, dan bagian mana yang tidak tercetak.



Pengenalan Adobe InDesign dan Layout
Adobe InDesign


Liquid Tata Letak
Fitur Layoutbaru liquid Adobe membuatnya lebih mudah untuk cepat beradaptasi dan mengubah layout. Desainer sekarang dapat mengubah aturan secara halaman-demi-halaman atau objek-by-objek, yang memungkinkan konten untuk secara otomatis menyesuaikan berdasarkan aturan-aturan. Hal ini memungkinkan adaptasi jauh lebih mudah untuk format baru, ukuran halaman atau ukuran layar.
Alternatif Layouts
Layout alternatif juga dapat menjadi vital bagi desainer, yang harus mampu beradaptasi dengan tata letak yang sudah ada sebelumnya untuk berbagai perangkat atau media. Fitur tata letak alternatif otomatis mengusulkan pilihan tata letak horizontal untuk tablet dan perangkat sejenis, menyimpan layout baru dalam dokumen yang sama untuk membuatOrganisasi file lebih mudah. Layout alternatif dapat ditampilkan pada panel halaman untuk organisasi lebih mudah, atau sebagai jendela terpisah untuk memungkinkan perbandingan langsung dari dua penampilan yang berbeda dan terasa.
Linked Konten
Yang terkait konten fitur baru di Adobe InDesign CS6 memberikan desainer kemampuan untuk menghubungkan objek dari satu Dokumen ke yang berikutnya atau di beberapa lokasi dalam dokumen yang sama. Insiden individual konten dapat disesuaikan sendiri, tetapi membuat perubahan ke sumber asli desainer memberikan pilihan untuk memperbarui semua versi yang berbeda dari objek di semua lokasi di mana telah dihubungkan.
Konten Collector
Alat konten baru kolektor Adobe memberi Anda kemampuan untuk mengambil beberapa bagian konten, repurposing mereka di dokumen yang sama atau dokumen yang berbeda. Cukup menyeret dan memilih konten menambahkan ke conveyor kolektor konten. Konten kemudian dapat ditempatkan di lokasi baru langsung dari conveyor, tanpa perlu untuk menarik file dari hard drive secara individual.
PDF Formulir
InDesign sekarang memungkinkan desainer untuk membuat kolom formulir secara langsung dalam program, tanpa perlu ekspor ke Adobe Acrobat pertama. File kemudian dapat diekspor ke PDF dengan bidang utuh.
Font Baru Digunakan Menemukan font langsung dari daftar panjang kemungkinan bisa membuat frustasi, sehingga Adobe InDesign CS6 menyimpan yang paling baru-baru ini digunakan di bagian atas daftar font. Hal ini mempercepat proses font memilih dan arus proses tata letak.
Grayscale Previews
Adobe sekarang menawarkan grayscale fungsi preview. Hal ini memungkinkan desainer untuk melihat bagaimana layout terlihat ketika dicetak dalam warna hitam dan putih atau bila dilihat pada perangkat hitam dan putih dengan hanya beberapa klik.